Feeds:
Tulisan
Komentar

Artikel “Intel, Processor Ramah Lingkungan” yang telah aku tulis untuk Content Contest 2008 yang diadakan BeritaNet.com. Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah. Terima kasih atas semua dukungan dan kerjasama teman-teman. Untuk informasi lebih jauh tentang Content Contest 2008 disini. Ini screenshot nya :

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah.

Situs berita IT, beritaNet, bekerja sama dengan penerbit ANDI Yogya untuk mengadakan sebuah lomba yang diberi nama Content Contest 2008. Lomba ini merupakan lomba penulisan artikel IT. Dari sekian banyak artikel yang masuk ke dapur redaksi, hanya 10 artikel lulus seleksi yang ditampilkan di website beritaNet.

Alhamdulillah, satu dari sekian arikel yang lulus seleksi adalah artikel yang aku tulis. Artikel aku berjudul “Intel, Processor Ramah Lingkungan.” Pada dasarnya artikel aku mengungkapkan korelasi teknologi dengan penyelamatan masa hidup bumi. Kita ketahui bersama bahwa akhir-akhir ini isu lingkungan hidup selalu menjadi perhatian utama dalam permasalahan manusia dan teknologi. Aku harapkan artikel tersebut dapat membuka mata hati kita untuk menjaga satu dari sekian banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, yaitu bumi, tempat tinggal kita manusia.

Lomba tersebut sampai saat ini terus berjalan untuk mendapatkan juara 1, 2, dan 3. Pemenang lomba tersebut ditentukan dengan jumlah pembaca terbanyak. Oleh karena itu, aku mohon dukungan saudara-saudaraku terhadap artikel yang aku tulis dengan mengunjungi link ini. Jazakallah.

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” Q.S. Ibrahim : 7

Seorang mahasiswa datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambutnya. Tukang cukur pun mulai memotong rambut mahasiswa tersebut dan mulailah percakapan yang mulai menghangat diantara keduanya. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan. Sebut saja nama tukang cukur itu Roeper dan nama mahasiswa itu Ebert. (Ya, untuk penggemar DVD pasti sudah tidak asing mendengar nama roeper dan Ebert)

Roeper : Saya tidak percaya Tuhan itu ada.

Lanjut Baca »

Tuhan, Adakah?

Suatu siang di sebuah gang yang selalu ramai. Gang yang, wah, menjadi salah satu akses utama mahasiswa menuju kampus untuk menuntut ilmu, buat pacaran, atau cuma buat sekedar hotspot. Saat itu tampak dua sosok mahasiswa sedang bercakap-cakap dengan rona yang cukup serius. Aku pun mulai mendekati dua jiwa yang sedang asik berdiskusi tersebut. Huh, ada yang bilang klo nguping itu ga baik. Tapi aku ga peduli, toh untuk sebuah pengalaman dan sebuah ilmu ga ada salahnya kan? Terdengar olehku percakapan yang cukup untuk membuat adrenalinku aktif. Sebut saja dua mahasiswa itu Chain dan Abel. (Ya, Chain and Abel, mungkin para hacker, cracker, script kiddies, dan lamer sudah tidak asing dengan tools tersebut.)

Chain : Sebentar lagi lo bakal liat sesuatu yang akan meruntuhkan iman lo, Bel?

Lanjut Baca »