Fenomena Penciptaan

Prolog

Artikel ini adalah artikel pendek namun memiliki kisah perjalanan yang sangat panjang. Jadi, maafkan jika terkesan sangat sederhana. Namun, banyak filsuf yang berkata bahwa kesederhanaan menciptakan keindahan sesungguhnya.

Fenomena Penciptaan (Sebuah Renungan)

Pernahkah kita berfikir betapa hebatnya Allah? Pernahkah kita merenung betapa luar biasanya Allah? Pernahkah kita merasakan bahwa hanya Allah-lah pengatur segala urusan? Pernahkan kita yakin bahwa Allah adalah Sang Maha Sempurna, yang dengan sebuah kata “kun” maka terjadilah apa yang Dia kehendaki? Tapi kenapa kita terus dan terus berpaling dari-Nya?

Pernahkah kita bertanya tentang kekuasaan Allah yang meliputi langit dan bumi? Apakah Allah begitu saja menunjukkan keperkasaan-Nya kepada kita? Tidak! Sekali-kali tidak saudaraku. Ternyata banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari ke-Maha Sempurnaan Allah!

Pernahkah kita bertanya, mengapa Allah menciptakan alam semesta dalam 6 hari (fi sitta ti ayyam)? Mengapa Allah menciptakan manusia dari segumpal daging dan melalui proses selama 9 bulan? Renungkanlah saudaraku! Mengapa? Bukankah Allah itu Maha Sempurna? Maha Kuasa? Mengapa butuh waktu lama untuk menciptakan alam semesta? Pernahkan terpikir olehmu, Saudaraku?

Ya, Allah ingin mengajarkan sesuatu kepada kita tentang sebuah kata, yaitu “proses”. Dia mengajarkan kita bahwa tidak ada yang instan! Tidak ada kesuksesan yang didapat hanya dengan tidur dan bermalas-malasan. Tidak ada kepintaran yang didapat hanya dengan bermain-main! Proses! Ya, proses! Allah ingin mengajarkan kepada kita untuk selalu berusaha (ikhtiar) dalam setiap kesibukan kita. Dan, setelah itu bertawakal. Ikhtiar dan tawakal bagaikan dua sisi mata uang logam. Jika tidak ada salah satunya saja maka tidak akan mempunyai arti.

Ikhtiar tanpa tawakal berarti sombong! Tawakal tanpa ikhtiar berarti bohong! ingatlah ketika Allah berfirman “Setelah kesukaran akan datang kemudahan” Allah mengulang ayat tersebut sampai dua kali dalam surat yang sama! Itulah janji Allah, Saudaraku!!!

Ingatlah, jika kita punya niat dan usaha yang kuat, Allah akan membuka jalan dari pintu yang tak terduga! Wallahu’alam.

Closing

Mungkin tulisan ini sangat mengambang. tapi aku yakin sekali bahwa setiap orang yang membaca tulisan ini mengerti akan pesan yang tersirat. Janganlah kalian menutup mata hati kalian! Ketika kita berkata “aku belum dapet hidayah nih” berarti kita telah membuang hidayah yang datang, Saudaraku. Semoga kita memahaminya … dengan penuh (kaffah).

2 Tanggapan to this post.

  1. Hmm.. blog qu ya??

    bagaimana bisa tulisan qu bisa membawa ide2 seperti itu??

    Balas

  2. Posted by muhammadhilmy on Juni 14, 2008 at 5:19 am

    hmm … bukan karena tulisan kamu ta ,,, tapi karena eksistensi kamu … thanks indeed

    Balas

Tanggapi posting ini