Memaknai Ketawadhuan


doa-tawadhu“Lo nggak tau siapa Gw?!&*!“

“Jika engkau merasa sombong karena tampannya wajahmu, ketahuilah, banyak orang yang lebih tampan darimu namun mereka tidak sombong.“

“Jika engkau merasa sombong karena kekayaanmu, ketahuilah, banyak orang yang lebih kaya darimu namun mereka tidak sombong.“

“Jika engkau merasa sombong karena berilmu, ketahuilah, banyak orang yang lebih berilmu darimu namun mereka tidak sombong.“

“Jika engkau merasa sombong karena jabatan atau gelar yang tinggi, ketahuilah, banyak orang yang memiliki jabatan atau gelar lebih tinggi darimu namun mereka tidak sombong.“

“Jika engkau merasa sombong karena besar dan banyaknya kontribusimu, ketahuilah, banyak orang yang berkontribusi lebih darimu namun mereka tidak sombong.“

“Ketahuilah, jika ada sebiji sawi kesombongan pada hatimu, sudah cukup untuk membuatmu tidak merasakan harumnya surga.“

Sesungguhnya sombong itu, kata Rasul, “Batharul haq wa ghamtunnaas“, “Menolak kebenaran dan merendahkan manusia.“

“Pernahkah kita menolak kebenaran dan merendahkan manusia karena sesuatu yang melekat pada diri kita?“

Allahummaghfirlanaa …

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s